Trigger adalah sebuah procedural code yang dapat secara otomatis dijalankan jika ada event pada sebuah tabel. Contoh event yang dimaksud adalah insert, update dan delete.

Misalnya saja kita membuat trigger untuk meng-copy data dari tabel A ke tabel B jika ada record yang diinsert pada tabel A. Jika ada record baru yang dimasukkan di tabel A, procedural code yang ada akan secara otomatis bekerja untuk meng-copy record tersebut ke tabel B.

Contoh skema penggunaan trigger (Studi Kasus: Perpustakaan)
Catatan : Rancangan OLTP Perpus dapat dilihat pada materi sebelumnya. Dan rancangan ini hanya untuk menggambarkan posisi trigger, bukan rancangan OLTP dan DW)

Keterangan untuk skema trigger

T.Buku adalah trigger yang dibuat untuk tabel Buku.  Trigger ini akan otomatis meng-copy record  yang baru dientri di tabel Buku ke tabel Dim_buku
T.Mhs adalah trigger yang dibuat untuk tabel Mhs. Trigger ini akan otomatis meng-copy record  yang baru dientri di tabel Mhs ke tabel Dim_mhs
T.Pinjam adalah trigger yang dibuat untuk tabel Pinjam. Trigger ini akan otomatis meng-copy record  (data tentang tanggal) yang baru dientri di tabel Pinjam ke tabel Dim_waktu dan tabel tgl_backup. Tabel tgl_backup terdiri atas atribut tanggal dan stat. Stat akan berisi nilai ‘1’ dan ‘2’. Jika data tanggal baru saja dientri, maka atribut stat akan bernilai ‘1’. Jika data keseluruhan di OLTP yang terkait dengan tanggal yang bersangkutan sudah ditransfer ke DW, maka atribut stat akan bernilai ‘2’.
T.dim_waktu adalah trigger yang dibuat untuk tabel Dim_waktu. Trigger ini akan otomatis mentransfer seluruh data di OLTP (yang terkait dengan tanggal yang baru saja masuk di tabel Dim_waktu) ke tabel fact_perpus, serta meng-update stat=‘2’ untuk tanggal yang bersangkutan, sebagai tanda bahwa data untuk tanggal tersebut sudah ditransfer ke DW.

Isi trigger pada tabel Buku


Isi trigger pada tabel Mhs


Isi trigger pada tabel Pinjam


Isi trigger pada tabel Dim_waktu



Jika semua trigger tersebut diterapkan (dalam hal ini pada sistem perpustakaan yang telah dirancang sebelumnya), maka proses pemindahan data dari OLTP ke DW akan dapat berjalan secara otomatis seiring dengan bertambahnya record pada tabel-tabel yang bersangkutan.

Ditulis Oleh : Welda Aprilia ~ Mari Belajar

author-photo Kalian sedang membaca artikel tentang Penggunaan Trigger pada Transfer Data dari OLTP ke DW yang ditulis oleh Welda Aprilia. Kalian diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya juga ya :)




:: Salam ! ::

Don't forget, share and follow twitter Mari Belajar! :D

Post a Comment

Powered by Blogger.