1.    Sebutkan tiga ciri piramida penduduk tetap (stasioner)!
a.    Piramida Penduduk Ekspansif (Muda)
Ciri-Cirinya:
-       Bentuknya menyerupai kerucut.
-       Penduduk usia muda antara 0–19 tahun sangat banyak, sedangkan penduduk usia tua sedikit.
-       Menunjukkan angka kelahiran yang lebih tinggi dari angka kematian.
-       Terdapat di negara-negara berkembang, seperti Indonesia, Brasil, dan Nigeria.
b.    Piramida Penduduk Stasioner (Dewasa)
Ciri-cirinya:
-       Bentuknya menyerupai batu nisan.
-       Jumlah penduduk usia muda dan usia dewasa relatif seimbang.
-       Menunjukkan angka kelahiran tidak terlalu tinggi dan angka kematian rendah.
-       Terdapat di negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Belanda.
c.     Piramida Penduduk Konstruktif (Tua)
Ciri-cirinya:
-       Bentuknya menyerupai guci terbalik.
-       Jumlah penduduk terbanyak terdapat pada kelompok usia dewasa.
-       Menunjukkan angka kelahiran dan angka kematian yang rendah.
-       Terdapat di negara-negara Eropa, seperti Prancis, Swedia, dan Belgia.

2.    Tulislah rumus depedency ratio (angka ketergantungan)!
3.    Jelaskan pengertian angka ketergantungan!
Angka ketergantungan ialah angka yang menunjukkan berapa banyak beban penduduk usia non produktif (bukan tenaga kerja) yang harus ditanggung oleh seorang penduduk produktif (tenaga kerja). Makin tinggi angka ketergantungan penduduk suatu daerah, maka makin berat beban penduduknya.

4.    Sebutkan faktor penarik terjadinya urbanisasi!
-       Kehidupan kota lebih mewah
-       Banyak lapangan pekerjaan
-       Banyak perempuan yang cantik dan laki-laki yang ganteng
-       Pendidikan sekolah dan perguruan jauh lebih berkualitas daripada di desa
-       Pengaruh buruk sinetron Indonesia
-       Sarana dan prasarana sudah lebih lengkap daripada di desa

5.    Sebutkan tiga akibat urbanisasi bagi desa!
-       Modal beralih dari desa ke kota. Hal ini disebabkan mereka yang pergi ke kota membawa modal sebagai bekal hidupnya di kota.
-       Tanah pertanian menjadi terbengkalai karena ditinggalkan oleh pemiliknya.
-       Desa tidak berkembang karena di desa kekurangan tenaga yang terampil.
-       Desa kehilangan tenaga kerja yang produktif.

6.    Sebutkan tiga faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk!
Fertilitas (Kelahiran), Mortalitas (Kematian), Migrasi.

7.    Sebutkan upaya-upaya untuk mengatasi terjadinya ledakan penduduk!
-       Pembatasan kelahiran bayi dengan program keluarga berencana melalui semboyan "vatus warga". (Catur warga tediri bapak, ibu dan dua anak, laki-laki perempuan sama saja); pembatasan usia perkawinan; pembatasan tunjangan anak bagi PNS; program pendidikan formal di sekolah-sekolah maupun penyuluhan-penyuluhan yang berlangsung kepada masyarakat.
-       Pelaksanaan program tansmigrasi sebagai upaya untuk mengatasi pemusatan penduduk/kepadatan penduduk dan persebaran penduduk yang tidak merata.
-       Pembangunan gedung-gedung sekolah baru beserta fasilitasnya, penyelenggaraan sekolah terbuka, kejar paket sebagai upaya mengatasi kurangnya kesempatan mengenyam pendidikan, dan penyelenggaran beasiswa bagi siswa tak mampu dan berprestasi.
-       Pembangunan perumahan-perumahan murah baik rumah sederhana, maupun rumah sangat sederhana, untuk mengatasi ketersediaan perumahaan yang kurang.
-       Penyelenggaraan hutan lindung, reboisasi, penghijauan serta melarang pertanian sistem ladang berpindah untuk mengatasi kerusakan hutan.
-       Pembangunan industri-industri baru, pusat-pusat perdagangan dan pariwisata sebagai upaya mengatasi kurangnya kesempatan kerja.  

8.    Apakah yang dimaksud transmigrasi spontan?
Transmigrasi Spontan / Swakarsa adalah perpindahan penduduk dari daerah padat ke pulau baru sepi penduduk yang didorong oleh keinginan diri sendiri namun masih mendapatkan bimbingan serta fasilitas penunjang dari pemerintah.

9.    Sebutkan dampak negatif transmigrasi!
-       Transmigrasi memerlukan dana yang cukup besar sehingga banyak menghabiskan keuangan negara.
-       Terkadang mendorong kecemburuan sosial antara masyarakat setempat dan para transmigran.
-       Adanya transmigran yang kurang sungguh-sungguh dapat menyebabkan kegagalan dalam pelaksanaan transmigrasi sehingga dana yang dikeluarkan menjadi sia-sia.
-       Beberapa orang dari transmigran tidak betah di tempat tinggal yang baru dan kembali lagi ke tempat asalnya. Hal ini menyebabkan citra transmigrasi menjadi kurang baik.

10.Sebutkan usaha-usaha pemerintah untuk mengurangi terjadinya urbanisasi!
-       Mengirimkan pekerja kesehatan ke desa agar kesehatan di desa meningkat,
-       Membangun sarana pendidikan,
-       Menbangun sarana kesehatan seperti klinik, puskesmas dan rumah sakit,
-       Meluaskan lapangan pekerjaan di pedesaan agar peluang untuk penganggur / pencari kerrja semakin besar
-       Membangun fasilitas-fasilitas desa yang kurang
-       Mempermudah akses transportasi di desa

Ditulis Oleh : Welda Aprilia ~ Mari Belajar

author-photo Kalian sedang membaca artikel tentang Soal dan Jawaban IPS kelas VIII (8) Semester 1 yang ditulis oleh Welda Aprilia. Kalian diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya juga ya :)




:: Salam ! ::

Don't forget, share and follow twitter Mari Belajar! :D
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment

Powered by Blogger.