Mari Belajar - Belajar dimana saja dan kapan saja.: KESEHATAN
Terbaru
Memuat...
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2020

Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari

Mari Belajar - Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari

Peta Konsep Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari

Beberapa manfaat berjemur di bawah sinar matahari, antara lain:


1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Salah satu manfaat berjemur di bawah sinar matahari adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin D yang terbentuk akibat paparan sinar matahari dapat membantu mencegah infeksi pada tubuh dan melawan penyakit, seperti penyakit jantung, multiple sclerosis, beberapa jenis penyakit autoimun dan kanker, serta flu. Bukan tidak mungkin bila rutin berjemur di bawah sinar matahari setiap hari dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kita akan terhindar dari virus corona covid-19.

2. Memperkuat kesehatan tulang

Manfaat berjemur di bawah sinar matahari yang paling dikenal adalah meningkatkan kesehatan tulang. Ya, seperti yang sudah diketahui bahwa vitamin D berfungsi untuk merangsang penyerapan kalsium dan fosfor yang dapat memperkuat tulang. Sebuah hasil studi menyebutkan bahwa kandungan vitamin D3 dari sinar matahari ternyata memiliki peran penting untuk kepadatan tulang. Vitamin D3 adalah vitamin larut dalam lemak yang terbentuk selama proses pembuatan vitamin D saat sinar matahari mengenai kulit. Hal inilah yang dapat mengatur penyerapan kalsium. Jadi, jika Anda memiliki kandungan vitamin D3 yang lebih tinggi di dalam darah maka kecil kemungkinan Anda akan menderita osteoporosis dan arthritis di kemudian hari.

3. Mengurangi depresi ringan

Kurang paparan sinar matahari dapat menyebabkan kondisi gangguan yang dikenal dengan Seasonal Affective Disorder (SAD). SAD adalah depresi umum ringan yang dapat terjadi pada orang-orang yang bekerja berjam-jam di gedung perkantoran dan jarang keluar ruangan untuk berjemur. Maka dari itu, manfaat berjemur di bawah sinar matahari pagi berikutnya adalah mengurangi stres. Hasil studi melaporkan bahwa orang-orang yang berjemur di bawah sinar matahari pagi dapat terhindar dari stres. Pasalnya, sinar matahari memicu otak untuk melepaskan hormon serotonin, yakni suatu hormon yang bisa meningkatkan suasana hati dan memberikan perasaan tenang. Bahkan, jika tidak depresi sekalipun, berjemur di bawah sinar matahari pagi ternyata dapat membangkitkan suasana hati menjadi lebih baik, lho.

4. Meningkatkan kualitas tidur

Berjemur di bawah sinar matahari juga dapat meningkatkan kualitas tidur sehingga kita akan tidur lebih nyenyak di malam hari. Ketika sinar matahari mengenai mata, sebuah pesan dikirim ke kelenjar pineal dalam otak dan produksi melatonin, suatu hormon yang menimbulkan rasa kantuk dan membantu tidur. Sinar matahari akan membuat tubuh memiliki gambaran yang jelas bahwa ini bukanlah malam hari sehingga tubuh akan mempertahankan ritme sirkadian yang normal. Sebaliknya, ketika di luar mulai gelap maka tubuh akan mendapatkan gambaran yang jelas sehingga merasa lelah dan mengantuk jelang waktu tidur.

5. Menyembuhkan penyakit kulit

Manfaat berjemur di bawah sinar matahari juga dapat membantu proses penyembuhan penyakit kulit, seperti jerawat, psoriasis, eksim, penyakit kuning, dan infeksi pada kulit lainnya. Menurut sebuah studi, terapi berjemur di pagi hari selama empat minggu terbukti berhasil untuk menghilangkan gejala psoriasis secara signifikan pada 84% partisipan. Namun, untuk mencegah efek samping negatif dari radiasi ultraviolet dan memastikan manfaat yang didapat lebih besar dari risiko yang ditimbulkan, sebaiknya para penderita penyakit kulit berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan berjemur di bawah sinar matahari.

(sumber : https://lifestyle.kompas.com/)

Manfaat matahari lainnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini :


Senin, 19 Januari 2015

Apa itu Karsinoma?


Karsinoma merupakan kanker yang terletak pada jaringan epitel, seperti kulit dan jaringan yang menyelubungi organ tubuh pada sistem pencernaan atau kelenjar. Beberapa macam kanker yang termasuk ke dalam jenis kanker karsinoma, antara lain sebagai berikut.

a. Kanker paru-paru

Kanker Paru - Paru
Merupakan pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali di dalam jaringan paru. Menurut data WHO, kanker paru-paru merupakan penyebab kematian terbesar dibandingkan kanker lainnya.

Beberapa ciri serangan kanker paru-paru.
  • Batuk berdahak yang tak henti dan semakin berat dan terkadang disertai dengan darah
  • Sesak napas dan suara serak atau parau
  • Kehilangan nafsu makan dan berat badan semakin menurun drastis
  • Mudah lelah dan membengkak di seluruh wajah serta leher
  • Mengalami sakit kepala hebat dan tak tertahankan

b. Kanker payudara

Kanker Payudara
Merupakan pertumbuhan sel kanker yang terdapat pada jaringan payudara. Kanker yang biasanya menyerang wanita ini juga dapat menyerang kaum pria, tetapi dengan perbandingan 1:1000. Kanker payudara biasanya terjadi karena faktor genetis, tetapi akhir-akhir ini zat perasa makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya diduga ikut memicu pertumbuhan kanker payudara.

Beberapa ciri serangan kanker payudara.
  • Adanya benjolan yang semakin besar di payudara. Mula-mula tidak nyeri, kemudian bernajak menjadi nyeri.
  • Adanya perubahan pada kulit sekitar puting payudara. Kulit menjadi tertarik ke dalam hingga berkerut dan luka
  • Nyeri pada puting susu dan seluruh bagian payudara.
  • Adanya pendarahan yang keluar dari puting susu.
  • Pembengkakan kelenjar ketiak dan merambah ke seluruh tubuh.

c. Kanker Rahim

Kanker Rahim
Merupakan sel kanker yang tersebar di daerah leher rahim atau ovarium wanita. Penanganan pada kanker rahim ini bisa teratasi dengan deteksi sedini mungkin. Oleh karena itu, dibentuklah pemeriksaan pap smear bagi wanita yang sudah menikah. Saat ini, ada imunisasi yang disebutkan mampu menanggulangi serangan kanker rahim.

Apa itu pap smear?
Pap Smear
Pap smear adalah sebuah metode untuk mendeteksi ada tidaknya gangguan pada leher rahim, Pap smear digunakan untuk mendeteksi kanker rahim yang disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV.

Beberapa ciri serangan kanker rahim.
  • Saat berhubungan intim, akan merasakan sakit bahkan sampai adanya perdarahan.
  • Mengalami keputihan yang berlebihan
  • Mengalami perdarahan yang berlebihan
  • Sering merasakan sakit pada daerah pinggul atau paha
  • Mengalami sakit saat buang air kecil

d. Kanker Lambung


Merupakan kanker yang tersebar di daerah perut, kemudian bisa meluas ke organ tubuh lainnya. Kanker ini biasa terjadi pada pria berusia lanjut. Rasa nyeri sampai terjadi pendarahan pada lambung merupakan gejala penyakit kanker lambung

e. Kanker Usus Besar dan Rektum

Kanker Usus Besar
Merupakan kanker yang menyerang bagian usus besar dan rektum. Kanker ini biasa dipicu dengan pola makan yang kurang sehat, kebiasaan merokok, dan pengaruh genetis.

f. Kanker Hati

Kanker Hati
Merupakan bentuk terburuk dari penyakit hepatitis atau radang hati. Kanker hati menyebabkan hati menjadi keras dan terjadi sirosis, kemudian beranjak menjadi kanker hati. Penyebab utama kanker hati ialah kelelahan dan kebiasaan merokok.

Senin, 06 Oktober 2014

Membuat Obat Jerawat

A. Obat Jerawat Diminum

Bahan - bahan :

1. Kunyit : 2 biji
2. Temu lawak : 2 biji
3. Asam : 5 biji
4. Jeruk nipis : 2 biji
5. Gula merah : secukupnya
6. Air : 1 liter

Cara membuat :

Bahan 1 dan 2 dikupas, dicuci yang bersih kemudian diiris-iris Jeruk nipis dibelah menjadi dua, kemudian bahan 1 sampai 4 direbus dengan satu liter air sampai mendidih diminum tiga kali sehari satu gelas ini dilakukan sampai sembuh.

Keterangan :

Hindari makanan yang pedas-pedas, makanan yang berlemak seperti kacang kedelai dsb.


B. Obat Jerawat Dioles

Bahan - bahan :

1. Daun Sirih : 10 lembar
2. Air hangat : 1 gelas
3. Garam halus : 1 sendok teh

Cara membuat :

- Daun sirih ditumbuk sampai halus kemudian dicampur dengan 1 gelas air
- Setelah berwarna hijau dan berbau daun sirih lalu disaring
- Air hasil dari saringan dicampur dengan garam dapur halus serta diaduk air inilah mengobati jerawat

Cara memakainya :

Cari muka yang berjerawat lalu oleskan tunggu selama 1-2 jam lalu cuci dengan air.


C. Obat Menghilangkan bekas jerawat

Bahan-bahannya :

1. Lidah buaya : 2 batang
2. Bedak talek : secukupnya

Cara membuat :

Lidah buaya dikupas, dicuci yang bersih diiris kecil-kecil kemudian dijus sampai halus, dijemur selama lima amenit supaya dipakai tidak gatal.

Cara memakainya :

Wajah dibilas dulu memakai air hangat keringkan memakai handuk. Kegunaan air hangat untuk membuka pori-pori kulit, kemudian ambil lendir lidah buaya secukupnya dan tambahkan bedak talek campurkan jadi satu hingga lumat, dibuat untuk masker. Oleskan pada wajah menjelang tidur dibersihkan memakai air hangat dan dingin, lakukan secara rutin sehingga noda hitam bekas jerawat hilang.

Keterangan :

Bedak talek (Bedak bayi)

Minggu, 31 Agustus 2014

Tanaman Penurun Berat Badan

Berat badan yang berlebihan tentu sangat dihindari oleh banyak orang, khususnya kaum perempuan. Mempunyai badan yang gemuk bisa mengurangi keindahan penampilan dan juga bisa menimbulkan penyakit karena lemak yang menumpuk di tubuh kita. Berikut adalah beberapa tanaman yang bisa menurunkan berat badan.


1. Kunyit (Curcuma domestica Val.)
Kunyit dikenal dengan nama daerah kunyit (malayu), hunik (Batak), kunyir (Sunda), kunir (Jawa) dan Temu koneng (Madura). Banyak kandungan bahan aktif yang terdapat dalam kunyit antara lain : Curcumin, minyak astiri, phellan-drene, sabinene, cineol, borneol, zingeberenne, turmeron, camphene, camphor, caprillic acid, methoxinnamic acid, dan zat warna alkaloid cur-cumid.  Khasiat  dari bahan aktif yang terdapat dalam kunyit tersebut antara lain : Membersihkan, mempengaruhi bagian perut, melepaskan  kelebihan gas di usus, menghentikasn pendarahan, mencegah pengentalan darah, anti gatal, anti kejang, menyembuhkan hidung yang tersumbat, radang amandel, radang rahim,.anemia, tekanan darah tinggi, rematik, disentri dan cacar.

2. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza roxb)
Temulawak termasuk dalam keluarga Jahe (zingiberaceae), Temulawak ini sebagai tanaman obat asli Indonesia, dengan berbagai nama daerah yaitu : Temulawak (Jawa), Koneng gede (Sunda) dan Temulabak (Madura). Temulawak sudah lama digunakan secara turun temurun oleh nenek moyang kita untuk mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal. Terakhir juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan lemak darah, mencegah penggumpalan darah sebagai antioksidan dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya kekebalan tubuh. Khasiat lainya yaitu : untuk mengobati limpa, ginjal, pinggang, asma, sakit kepala, masuk angin maag, produksi ASI, memperbaiki nafsu makan, sembelit, sariawan dan jerawat.

3. Jahe (Zingiber officinale)
Jahe yang dikenal dibeberapa daerah dengan nama jae (jawa), jahe (Sunda), Jhai (Madura), jahi (Lampung), bahing (Batak karo), pase (Bugis) dan  melito (Gorontalo). Selain beragamnya sebutan atau nama jahe diberbagai daerah, juga  beberapa jenis jahe yang dikenal di Indonesia yaitu jahe emprit, jahe gajah dan jahe merah.  Kandungan bahan aktif jahe antara lain : minyak astiri 2 – 3%, zingberin, kamfena, borneol, sineol, zingeberal, geranipl, gingerin, gingerol. Umbi jahe mengandung senyawa oleoresin yang lebih dikenal sebagai gingerol yang bersifat sebagai antioksidan. Sifat inilah yang membuat jahe disebut-sebut berguna sebagai komponen bioaktif antipenuaan. Komponen bioaktif jahe dapat berfungsi melindungi lemak/membran dari oksidasi, menghambat oksidasi kolesterol, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Berbagai khasiat jahe yang secara tradisional sudah dikenal luas adalah seperti berikut ini : Obat batuk, influenza, demam, menambah nafsu makan, memperkuat lambung, obat eksim, rematik, syaraf muka, lecet, luka karena tikaman benda tajam, terkena duri, jatuh, gigitan ular , menyembuhkan sesak dada dan memperbaiki pencernan. Contoh : untuk ramuan obat  Masuk angin ambil jahe yang tua sebesar ibu jari, cuci bersih dan memarkan lalu direbus dengan air dua gelas, tambahkan gula aren secukupnya, kemudian didihkan lebih kurang 1/4 jam. Angkat dan minum hangat-hangat. an ini pada anggota tubuh yang terkilir. Lakukan dua kali sehari.

4. Laos/Lengkuas (Languas galanga stuntz.)
Laos atau lengkuas, dikenal dengan nama daerah Langkueneh (Aceh), Langkuweh (Padang), Laja (Sunda), Laos (Jawa, Bali), dan Lingkawas (Manado). Kandungan bahan aktif yang terdapat pada lengkuas antara lain : Minyak astiri, minyak alpinen, methyl cinnamate, kamfer, eugenol (pemberi cita rasa pedas). Manfaat laos selain sebagai penyedap masakan, banyak khasiat yang digunakan sebagai obat antara lain : Anti bakteri sebagai obat penyakit kulit seperti kodis koreng dan borok, obat gosok penghangat badan, pelancar kemih, penguat empedu, obat tetes telinga, memperbaiki pencernaan, mengeluarkan lendir dari saluran napas, sakit kepala, nyeri dada, meningkatkan nafsu makan, meredakan kolik atau perut mulas, diari dan obat anti mual.

5. Temuireng (Curcuma aeroginosa Roxb.)
Temuireng masih dalam keluarga zingiberaceae, dikenal dengan nama daerah temu erang (Melayu), koneng hideung (Sunda), temu ireng (Jawa), temo ereng (Madura), temu ireng (Bali). Kandungan bahan aktif yang terdapat dalm temuireng antara lain minyak airis, tanin, kurkumol, kurdion, kurkumalakton, germakron, kurkumin, zat pati, damar, dan zat warna biru. Khasiat yang terdapat dalam temuireng antara lain yaitu : untuk meningkatkna nafsu makan, melancarkan keluarnya darah kotor setelah melahirkan, mengobati penyakit kulit, memperbaiki pencernaan, sariawan batuk, sesak napas, cacingan, dan menstimulasi kerja lambung.

6. Kencur (Kaempferia galanga L.)
Kencur adalah istilah Jawa, sedangkan nama daerah lain Ceuko (Aceh), Keciwer (Batak), Cakue (Padang, Cikur (Sunda), Cekuh (Bali) dan Asauli (Ambon). Dia termasuk kerabat jahe-jahean (gamilia Zingiberaceae), jadi masih saudaranya kunir, jahe, kunci, dan sebagainya. Kandungan bahan aktif yang terdapat di dalam rimpang kencur adalah: pati (4,14%), mineral (13,73%), minyak astiri (0,02%) berupa sineol, asam metal kanil, penta dekaan, asam cinnamic, ethyl aster, asam sinamic, borneol, kamphene, asam anisic dan alkaloid. Dengan kandungan bahan aktif tersebut maka banyak khasiatnya sebagai obat antara lain: Batuk, kembung, mual masuk angin, masalah pencernaan, anti implamasi, antiseptik, antipasmodik, mengobati sakit gigi, mengeluarkan dahak, tetanus, keracunan tempe bongkrek, jamur, sakit kepala, bisul, nyeri gigi dan menambah daya tahan tubuh.

7. Ginseng (Panax ginseng)
Selain meningkatkan stamina, tanaman herbal ini membantu meningkatkan energi dan mempercepat metabolisme tubuh. Ginseng juga dikenal ampuh untuk memerangi obesitas dan mengontrol berat badan. Jika Anda tengah dalam program diet, mengonsumsi ginseng bisa jadi salah satu pilihan untuk menurunkan berat badan. Manfaat besar lain yang dimiliki ginseng adalah membantu orang untuk mengontrol gula darah, terutama pada mereka yang memiliki diabetes tipe-2. Ginseng bisa membantu mengontrol gula darah dalam tubuh dan mencegah gula darah melonjak terlalu tinggi.

8. Lempuyang (Zingiber zerumbert)
Lempuyang dikenal dikenal dengan nama daerah Lempuyang gajah (jawa dan Lempoyang paek (Madura). Kandungan bahan aktif yang terdapat pada lempuyang antara lain: Minyak astiri (terdiri dari zerumbon, pinen, alfa kariofilen, kamfen, sineol dan limonen). Flavonoid dan saponin. Khasiat  dari  bahan aktif yang terdapat dalam lempuyang tersebut antara lain: Zerumbon adalah senyawa yang berkhasiat sebagai anti kejang, dapat digunakan juga sebagai obat bisul, kaki bengkak, peluruh angin, peluruh batu ginjal dan empedu, kencing batu, diare berlendir dan menambah nafsu makan.

9. Teh Hijau (green tea)
Tanaman terakhir yang sangat bermanfaat bagi tubuh, dan khususnya bagi kita yang ingin melangsingkan tubuh adalah manfaat teh hijau. Teh merupakan salah satu minuman yang begitu familiar bagi kita. Banyak peminatnya di wilayah asia dan khususnya di asia tenggara. Di indonesia, meminum teh pun sering disajikan setiap hari. Teh memang banyak manfaatnya, karena kandungannya sangat baik bagi tubuh. Selama ini banyak orang sering menggunakan teh hijau sebagai minuman kesehatan. Teh hijau juga telah lama dikenal sebagai salah satu pembakar lemak dan pengobatan tradisional. Teh hijau mengandung antioksidan yang sangat tinggi, sehingga membantu meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh. Cara yang baik untuk membuat teh hijau ialah, seduh teh hijau dengan air panas, lalu dinginkan. Sebaiknya diminum sebelum menyantap makanan. Teh hijau akan membantu menahan asupan lemak. Atau, bisa juga diminum sebelum anda berolahraga, karena akan membantu membongkar lemak di bawah kulit akan lebih cepat. Namun untuk mengkonsumsi teh hijau, sebaiknya jangan minum teh saat perut dalam keadaan kosong. Sebab dapat meningkatkan produksi asam pada lambung. Dan minimalkan juga minum teh hijau yang dicampur dengan gula.  Karena menyebabkan zat-zat yang dikandungnya menjadi berkurang

10. Asam Jawa
Jika anda bosan dengan metode metode pelangsing yang tidak kunjung terlihat hasilnya. Anda bisa mencoba dan mengawali dengan pemanfaatan tumbuhan alami sebagai metode pelangsing anda kali ini. Anda dapat memulainya dengan tumbuhan asam jawa. Karena hampir semua bagian dari asam jawa memiliki manfaat. Masyarakat sering mengonsumsi asam jawa ini untuk campuran masakan,  seperti bacem, bumbu oseng,  sayur asem,  atau untuk menggoreng ikan. Selain digunakan sebagai bumbu dapur,  asam jawa juga sebagai tanaman obat.  Daun tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat penurun kadar kolesterol tinggi, dengan kandungan kimia saponin, flavonoid dan tanin. Senyawa aktif flavonoid dan tanin pada tanaman asam jawa, dapat meningkatkan degradasi, peluruhan lemak, melalui peningkatan metabolisme dalam tubuh. Sehingga terjadi proses pembakaran timbunan lemak. Selain itu, peluruhan lemak oleh senyawa aktif flavonoid dan tanin melaui pendekatan pemecahan lemak, dikatalisis oleh enzim lipase. Ekstrak yang bersifat aktivator pada enzim. Juga dapat mendegradasi lemak. Sehingga mempunyai potensi sebagai obat pelangsing alami. Cocok untuk anda yang mengidamkan tubuh yang ideal.

11. Kayu Manis
Kayu manis membantu menstabilkan kadar gula dalam darah, membuat perut terasa kenyang lebih lama dan mempercepat metabolisme tubuh. Tambahkan bubuk kayu manis pada makanan Anda, seperti roti gandum, bubur oatmeal atau dessert.




12. Cardamon
Rempah-rempah yang masih satu 'klan' dengan kunyit ini membantu meningkatkan metabolisme dan kemampuan tubuh untuk membakar lemak.






13. Cabai Merah
Mengandung zat capsaicin yang membantu membakar lemak dan menahan hasrat makan berlebihan. Menurut penelitian yang dilakukan Prudue University, cabai merah efektif untuk turunkan berat badan karena meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga bisa membakar lebih banyak kalori.



14. Lada Hitam
Mengandung zat piperine yang membantu tingkatkan metabolisme tubuh. Lada hitam juga bisa membantu kinerja sistem pencernaan lebih baik untuk membakar lemak lebih cepat.






15. Flax Seed
Saat tercampur dengan air, flax seed akan mengembang sehingga memberi efek perut terasa penuh. Dengan begitu, akan mencegah Anda makan berlebihan dan itu bisa membantu turunkan berat badan.





16. Manggis
Buah tropis ini membantu menahan nafsu makan berlebih dan mencegah produksi serta penyimpanan lemak. Manfaatnya lebih maksimal jika digunakan masih dalam bentuk buah segar ketimbang yang sudah jadi olahan.




17. Mustard
Tak hanya melezatkan masakan, rempah berwarna kuning ini juga bahan yang baik untuk turun berat badan karena membantu mempercepat metabolisme tubuh.











18. Kembang Sepatu
Bunga ini kaya akan zat-zat yang bisa mencegah obesitas. Seperti chromium, ascorbic acid dan hydroxycitric acid.







19. Lidah Buaya
Aloe vera atau lebih dikenal dengan sebutan lidah buaya adalah tanaman tropis sukulen yang memiliki bentuk seperti daun berdaging. Daun ini memiliki banyak manfaat baik sebagai obat maupun untuk kosmetik. Lidah buaya merupakan tananaman yang cukup unik karena mengandung berbagai senyawa biologis aktif seperti mannans asetat, polymannans, antrakuinon dan berbagai lektin. Lidah buaya juga mengandung sekitar 75 jenis zat yang telah dikenal bermanfaat dan lebih dari 200 senyawa lain yang membuatnya layak digunakan dalam pengobatan herbal. Zat-zat tersebut termasuk : – Enzim yang membantu pencernaa dan mengurangi peradangan – Semua jenis vitamin terkecuali vitamin D – Mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim – Gula rantai panjang untuk menyeimbangkan kembali sistem pencernaan – Saponin, yang berfungsi sebagai anti-mikroba – 20 dari 22 jenis asam amino. Lidah buaya berguna terutama pada kasus panas perut, iritasi usus dan tukak lambung. Lidah buaya diketahui dapat menenangkan esofagus dan mengatasi refluks asam. Jus lidah buaya telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menurunkan berat badan. Lidah buaya merupakan antioksidan yang penuh kontra radikal bebas untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Jumat, 22 Agustus 2014

Sistem Eksresi Manusia


Sistem ekskresi pada manusia melibatkan alat-alat ekskresi yaitu ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Zat-zat sisa yang dikeluarkan dari alat-alat tersebut berasal dari proses metabolisme. Zat-zat sisa hasil proses dalam tubuh yang tidak dibutuhkan harus dikeluarkan karena dapat mengganggu, bahkan meracuni tubuh.
Organ-organ ekskresi pada manusia antara lain ginjal, kulit, hati, dan paru-paru. Ginjal mengeluarkan urine, kulit mengeluarkan keringat, paru-paru mengeluarkan karbondioksida, dan hati mengeluarkan zat warna empedu.

Ekskresi merupakan salah satu proses pengeluaran zat dari tubuh. Selain ekskresi ada juga proses sekresi dan defekasi. Apa perbedaan antara ketiganya?
Ekskresi adalah proses pengeluaran sisa metabolisme. Zat tersebut diserap dan diangkut oleh darah dan dikeluarkan bersama urine, keringat dan pernapasan. 
Defekasi adalah proses pengeluaran sisa-sisa pencernaan atau zat yang tidak mengalami pencernaan. Zat tersebut berupa feses yang dikeluarkan melalui anus. 
Sekresi merupakan proses pengeluaran zat oleh kelenjar yang masih digunakan oleh tubuh. Zat yang dihasilkan berupa enzim dan hormon.

Berikut adalah alat-alat eksresi pada manusia :
1. Ginjal

a. Anatomi ginjal
1) Korteks (lapisan terluar)
Terdapat badan Malpighi, yang terdiri dari glomerulus dan kapsula bowman. Glomerulus merupakan kumpulan cabang-cabang halus pembuluh darah. Sedangkan, kapsula bowman merupakan lapisan yang melingkupi glomerulus.
2) Medulla (sumsum ginjal)
Terdapat banyak tubulus keletivus (tubulus pengumpul) yang bermuara pada pelvis renalis (rongga ginjal).
3) Rongga ginjal (pelvis)
Rongga ginjal, yaitu tempat menampung urine sebelum dialirkan ke kantong kemih.

b. Saluran ginjal
1) Ureter
Fungsi: menyalurkan urin ke kantung kemih (vesica urinaria)
2) Kantung kemih
Fungsi: menampung urin sementara.
3) Uretra
Fungsi: mengeluarkan urin ke luar tubuh.

c. Fungsi ginjal
1) Menyaring darah dari nadi ginjal yang berasal dari aorta, berupa zat-zat sisa yang tidak diperlukan tubuh yang terdapat dalam darah dan dikumpulkan dalam bentuk urin (air kemih).
2) Menjaga keseimbangan air di dalam tubuh, dengan cara membuang air jika air berlebih (pemasukan air banyak) dan mengurangi pengeluaran air jika pemasukan air sedikit.

d. Proses pembentukan urin
1) Filtrasi : penyaringan sisa metabolisme
2) Reabsorbsi : penyerapan kembali zat-zat yang dibutuhkan tubuh
3) Augmentasi : pengeluaran zat yang tidak berguna dan tidak dapat disimpan di dalam tubuh

Darah dari aorta menuju glomerulus(filtrasi atau penyaringan) protein tetap berada di pembuluh darah dan terbentuk urin primer yang mengandung air, garam, asam amino, glukosa dan urea >>> tubulus kontortus proksimal(reabsorpsi atau penyerapan kembali) menyerap glukosa, garam, air, dan asam amino. Terbentuk urin sekunder yang mengandung urea >>> tubulus kontortus distal(augmentasi atau pengeluaran zat) melepaskan zat-zat yang tidak berguna atau berlebihan ke dalam urin dan terbentuk urin sebenarnya >>> tubulus kolektivus >>> rongga ginjal >>> ureter >>> kandung kemih >>> uretra >>> urine keluar tubuh. 
(untuk lebih jelasnya, lihat selengkapnya dalam gambar bagian-bagian dan anatomi ginjal) 
Jadi, pembentukan urine dibagi menjadi 3 tahap, yaitu filtrasi(penyaringan), reabsorpsi(penyerapan kembali), dan augmentasi(pengeluaran zat). 

e. Zat-zat yang terkandung dalam urin
a) Air. Kurang lebih 95%.
b) Urea, asam urat, dan amonia dan merupakan sisa pembongkaran protein.
c) Empedu yang memberikan warna kuning pada urine.
d) Garam.
e) Zat yang bersifat racun atau berlebihan lainnya.

f. Faktor yang memengaruhi jumlah urine yang keluar
a) Jumlah air yang diminum.
b) Banyaknya garam yang harus dikeluarkan dari darah agar osmosisnya seimbang.
c) Pengaruh hormon antidiuretik(ADH) atau hormon vasopresin. Yaitu hormon yang mengatur kadar air dalam darah.
d) Iklim/musim/cuaca. Ketika musim hujan(dingin) produksi urin berlebihan, ketika musim kemarau(panas) produksi urin berkurang.
e) Stimulus atau saraf.

g. Gangguan dan kelainan pada ginjal
1. Uremia tertimbunnya urea dalam darah sehingga mengakibatkan keracunan.
2. Albuminuria urine mengandung albumin(protein) yang disebabkan oleh kerusakan pada glomerulus.
3. Diabetes insipidus penyakit kekurangan hormon vasopresin atau hormon antidiuretik(ADH) yang mengakibatkan hilangnya kemampuan mereabsorpsi cairan. Akibatnya, penderita bisa mengeluarkan urine berlimpah mencapai 20 liter.
4. Diabetes melitus : terdapat glukosa dalam urine. Terjadi karena menurunnya hormon insulin yang dihasilkan pankreas.
5. Nefritis : gangguan pada ginjal karena infeksi bakteri streptococcus sehingga protein masuk ke dalam urine.
6. Batu ginjal : adanya endapan garam kalsium di dalam kantong kemih
7. Gagal ginjal : ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik sehingga harus dibantu dengan cuci darah atau cangkok ginjal.
8. Hematuria : urin mengandung darah karena adanya kerusakan pada glomerulus.

2. Hati

a. Anatomi Hati
Hati adalah organ kelenjar besar yang mulai berkembang pada minggu ketiga kehamilan. Ukuran hati relatif lebih besar pada janin dibandingkan orang dewasa. Hati terus berkembang selama bertahun-tahun sejak anak usia dini dan dikatakan sepenuhnya berkembang pada saat yang selesai 15 tahun. Seperti disebutkan sebelumnya, hati adalah organ terbesar serta kelenjar terbesar dari tubuh manusia. Beratnya sekitar 1,6 kilogram pada orang dewasa. Sebuah jaringan jaringan ikat mencakup ini seperti sepon massal berbentuk baji coklat kemerahan. Lapisan jaringan ikat yang menutupi hati disebut sebagai kapsul Glisson itu. Hati terdiri dari empat lobus yang tidak setara berukuran. Ini lobus disebut sebagai lobus kanan, lobus kiri, lobus kuadrat dan lobus berekor. Hanya lobus kiri dan kanan dapat dilihat bila hati dilihat dari depan. Dari lobus ini, lobus kanan adalah yang terbesar dalam ukuran.

b. Saluran Empedu
Saluran empedu (Bahasa Inggris: bile duct) dalam istilah anatomi, adalah struktur-struktur berbentuk tabung panjang yang membawa empedu. Empedu diperlukan untuk pencernaan makanan dan disekresikan oleh hati melalui duktus hepatikus (hepatic duct). Saluran ini akan bergabung dengan duktus sistikus (cystic duct - membawa empedu keluar masuk kantung empedu) untuk membentuk suatu saluran empedu besar menuju usus.

c. Fungsi Hati
1) Menyimpan glikogen(gula otot) yang merupakan hasil pengubahan dari glukosa karena hormon insulin.
2) Menetralkan racun.
3) Membentuk protrombin(untuk pembekuan darah).
4) Tempat pengubahan provitamin A menjadi vitamin A.
5) Tempat pembentukan urea dan amonia yang berasal dari pemecahan protein yang rusak yang selanjutnya dikeluarkan dari tubuh melalui urin.
6) Tempat pembentukan sel darah merah pada janin.
7) Sebagai organ ekskresi yang bertugas merombak eritrosit(sel darah merah).

d. Gangguan pada hati
1) Penyakit wilson merupakan penyakit keturunan dengan kadar zat tembaga dalam tubuh yang berlebihan sehingga mengakibatkan gangguan fungsi hati.
2) Hepatitis merupakan radang atau pembengkakan hati.
3) Sirosis merupakan penyakit hati yang kronis dan mengakibatkan guratan pada hati sehingga hati menjadi tidak berfungsi.

3. Kulit

a. Anatomi Kulit
1) Epidermis (lapisan kulit ari)
Merupakan bagian terluar yang sangat tipis. Bagian ini terdiri dari dua lapisan, yaitu: 
a) Lapisan tanduk/stratum korneum 
- Lapisan paling luar dan tersusun dari sel yang telah mati.
- Mudah terkelupas.
- Tidak memiliki pembuluh darah dan syaraf sehingga tidak terasa sakit dan tidak mengeluarkan darah bila lapisan ini mengelupas.
b) Lapisan malpighi 
- Tersusun dari sel-sel hidup.
- Terdapat pigmen yang memberikan warna kulit dan melindungi dari sinar matahari.
- Terdapat ujung syaraf.
2) Dermis (lapisan kulit jangat)
Lapisan dermis lebih tebal dibandingkan lapisan epidermis. Di lapisan ini terdapat bagian-bagian berikut: 
- Pembuluh darah untuk mengangkut zat-zat makanan ke rambut.
- Kelenjar keringat menghasilkan keringat yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit.
- Ujung syaraf. Yang terdiri dari korpuskulus pacini(reseptor tekanan), korpuskulus meissner’s (reseptor raba/sentuhan), korpuskulus ruffini (reseptor panas), reseptor rasa nyeri, dan korpuskulus krause (reseptor dingin).
- Kelenjar minyak. Menghasilkan minyak yang berfungsi untuk meminyaki rambut dan kulit agar tidak kering.
- Kantong rambut merupakan tempat tertanamnya akar rambut.
3) Jaringan bawah kulit (subkutaneus)
Pada jaringan ini terdapat lemak yang berfungsi menahan panas tubuh dan melindungi tubuh bagian dalam dari benturan. 
Faktor-faktor pemicu keringat: 
- Peningkatan aktifitas tubuh
- Peningkatan suhu lingkungan
- Guncangan emosi
- Syaraf

b. Fungsi Kulit
1) Alat pengeluaran (ekskresi) dalam bentuk keringat.
2) Pelindung tubuh dari gangguan fisik (sinar, tekanan, dan suhu), gangguan biologis (jamur), dan gangguan kimiawi.
3) Mengatur suhu badan.
4) Tempat pemberntukan vitamin D dari provitamin D dengan bantuan sinar matahari.
5) Tempat menyimpan kelebihan lemak.
6) Sebagai indra peraba.

c. Gangguan pada kulit
1) Jerawat merupakan gangguan pada kelenjar minyak yang umumnya dialami oleh anak remaja.
2) Scabies atau kudis merupakan penyakit kulit karena tungau (Sarcoptes scabies).
3) Pruvitus kutanea merupakan penyakit kulit dengan gejala timbul rasa gatal yang dipicu oleh iritasi saraf sensorik perifer.
4) Eksim atau alergi merupakan penyakit kulit karena infeksi atau iritasi bahan luar yang termakan atau menyentuh kulit.
5) Gangren adalah kelainan pada kulit yang disebabkan oleh matinya sel-sel jaringan tubuh. Ini disebabkan oleh suplai darah yang buruk di bagian tertentu salah satunya akibat penekanan pada pembuluh darah tertentu (seperti balutan yang terlalu ketat).

4. Paru-Paru

a. Anatomi Paru-Paru
Paru-paru merupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari gelembung (gelembung hawa, alveoli). Gelembung alveoli ini terdiri dari sel-sel epitel dan endotel. Jika dibentangkan luas  permukaannya ± 90m2. Banyaknya gelembung paru-paru ini kurang lebih 700 juta buah. Paru-paru dibagi dua: Paru-paru kanan terdiri dari tiga lobus, lobus pulmo dekstra superior, lobus media, dan lobus inferior. Paru-paru kiri, terdiri dari dua lobus, pulmo sinistra lobus superior dan lobus inferior. Tiap-tiap lobus terdiri dari belahan yang lebih kecil bernama segmen. Paru-paru kiri mempunyai sepuluh segmen, yaitu lima buah segmen pada lobus superior, dan lima buah segmen pada inferior. Paru-paru kanan mempunyai sepuluh segmen, yaitu lima buah segmen pada lobus superior, dua buah segmen pada lobus medial, dan tiga buah segmen pada lobus inferior.
Tiap-tiap segmen ini masih terbagi lagi menjadi belahan-belahan yang bernama lobulus. 
Diantara lobulus satu dengan yang lainnya dibatasi oleh jaringan ikat yang berisi pembuluh darah getah bening dan saraf, dalam tiap-tiap lobulus terdapat sebuah bronkeolus. Di dalam lobulus, bronkeolus ini bercabang-cabang yang disebut duktus alveolus. Tiap-tiap duktus alveolus berakhir pada alveolus yang diameternya antara 0,2 – 0,3 mm. Letak paru-paru di rongga dada datarannya menghadap ke tengah rongga dada/kavum mediastinum. Pada bagian tengah terdapat bagian tampuk paru-paru yang disebut hilus. Pada mediastinum depan terdapat jantung. Paru-paru dibungkus oleh selaput yang bernama pleura. Pleura dibagi menjadi dua:
1. Pleura visceral (selaput dada pembungkus), yaitu selaput paru yang langsung membungkus paru.
2. Pleura parietal, yaitu selaput yang melapisi rongga dada luar.
Antara kedua pleura ini terdapat ronggga (kavum) yang disebut kavum pleura. Pada keadaan normal, kavum pleura ini hampa udara, sehingga paru-paru dapat berkembang kempis dan juga terdapat sedikit cairan (eksudat) yang berguna untuk meminyaki permukaan pleura, menghindari gesekan antara paru-paru dan dinding dada sewaktu ada gerakan bernafas. 

b. Fungsi paru-paru
Paru-paru berfungsi sebagai pertukaran oksigen dan karbondioksida yang tidak dibutuhkan tubuh. Selain itu masih banyak lagi fungsi paru-paru diantaranya penjaga keseimbangan asam basa tubuh. bila terjadi acidosis, maka tubuh akan mengkompensasi dengan mengeluarkan banyak karbondioksida yang bersifat asam ke luar tubuh.

c. Gangguan pada paru-paru
1) Asma atau sesak nafas. Disebabkan alergi terhadap benda-benda asing yang masuk hidung.
2) Kanker paru-paru. Disebabkan oleh kebiasaan merokok atau terlalu banyak menghirup debu asbes, kromium, produk petroleum, dan radiasi ionisasi yang memengaruhi pertukaran das di paru-paru.
3) Emfisema adalah penyakit pembengkakan alveolus yang menyebabkan saluran pernafasan menyempit.

Minggu, 23 Februari 2014

Kerangka Tubuh Manusia dan Fungsinya

Kerangka Tubuh Manusia dan Fungsinya



Tulang-tulang dalam tubuh manusia membentuk suatu sistem yang disebut sistem rangka. Sistem rangka secara bersama-sama menyusun kerangka tubuh bagian dalam(endoskeleton).

Rangka manusia adalah susunan dari berbagai jenis tulang yang terhubung oleh sendi dan digerakan oleh otot. Rangka terdiri dari 3 bagian, yaitu rangka tengkorak, rangka badan dan rangka alat gerak. Bagian-bagian rangka tersebut saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya membentuk tubuh. Rangka tubuh mempunyai fungsi yang sangat penting bagi kelangsungan dan kesempurnaan hidup manusia.


Berikut ini adalah beberapa fungsi Rangka :
 - sebagai penegak tubuh
 - sebagai pembentuk tubuh
 - sebagai tempat melekatnya otot (otot rangka)
 - sebagai pelindung bagian tubuh yang penting
 - sebagai tempat pembentukkan sel darah merah
 - sebagai alat gerak pasif

Bagian-Bagian Rangka Manusia
 - Rangka Tengkorak(Kepala)
   Tulang rangka tengkorak(kepala) berfungsi untuk melindungi organ penting yang ada di bagian kepala.


     * Bagian kepala (os.cranium)
         - 1 tulang dahi (os.frontale)
         - 2 tulang ubun-ubun (os.parietale)
         - 1 tulang kepala belakang (os.occipitale)
         - 2 tulang baji (os.sphenoidale)
         - 2 tulang pelipis (os.temporale)
         - 2 tulang tapis (os.ethmoidale)

      * Bagian muka/wajah (os.splanchocranium)
         - 2 tulang rahang atas (os.maxilla)
         - 2 tulang rahang bawah (os.mandibula)
         - 2 tulang pipi (os.zygomaticum)
         - 2 tulang langit-langit (os.pallatum)
         - 2 tulang hidung (os.nasale)
         - 2 tulang mata (os.laximale)
         - 1 tulang lidah (os.hyoideum)
         - 2 tulang air mata (os.lacrimale)
         - 2 tulang rongga mata (os.orbitale)

 - Rangka Badan
a. Tulang leher berfungsi untuk menopang kepala agar dapat berdiri tegak serta  dapat menganggukan kepala, menoleh ke samping, dan dapat diputar. Selain itu juga berfungsi untuk melindungi tenggorokan karena terdapat saluran untuk bernafas, kerongkongan dan pita suara.


b. Tulang dada dan tulang rusuk berfungsi untuk melindungi organ-organ yang ada di bagian dada, seperti jantung dan paru-paru. Jantung berperan dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Adapun paru-paru berfungsi untuk bernapas.


c. Tulang punggung berfungsi untuk melindungi sum-sum tulang belakang yang mengandung banyak sel-sel saraf dan terhubung langsung ke otak dan seluruh tubuh. Selain itu, juga berfungsi sebagai penopang anggota tubuh bagian atas.

d. Tulang panggul berfungsi sebagai penyambung antara tubuh bagian atas dan tubuh bagian bawah.


     * Ruas tulang belakang (os.vertebrae)
        - 7 ruas tulang leher (os.vertebrae cervicale)
        - 12 ruas tulang punggung (os.vertebrae thoracalis)
        - 5 ruas tulang pinggang (os.vertebrae lumbalis)
        - 5 ruas tulang kelangkang (os.vertebrae cacrum)
        - 4 ruas tulang ekor (os.vertebrae cocigeus)

     * Tulang dada (os.sternum)
        - Tulang hulu (os.manubrium sterni)
        - Tulang badan (os.corpus sterni)
        - Taju pedang (os.proccesus xyphoideus)

     * Tulang rusuk (os.costae)
        - 7 pasang tulang rusuk sejati (os.costae vera)
        - 3 pasang tulang rusuk palsu (os.costae sporia)
        - 2 pasang tulang rusuk melayang (os.costae fluctuantes)

     * Tulang gelang bahu (os.humerum)
        - 2 tulang belikat (os.scavula)
        - 2 tulang selangka (os.clavicula)

     * Tulang gelang panggul (os.pelvis verilis)
        - 2 tulang duduk (os.ichium)
        - 2 tulang kemaluan (os.pubis)
        - 2 tulang pinggul / usus (os.illium)

 - Rangka Alat Gerak
   Tulang rangka anggota gerak terdiri atas lengan (tangan) dan tungkai (kaki). Sebagian besar pekerjaan dan kegiatan dilakukan oleh lengan dan tungkai. Tulang lengan terdiri atas tulang pangkal lengan, tulang pengumpil, tulang hasta, tulang pergelangan tangan, tulang telapak tangan, dan tulang jari-jari tangan. Tulang tungkai terdiri  atas tulang paha, tulang tempurung lutut, tulang kering, tulang betis, tulang pergelangan kaki, tulang-tulang telapak kaki, dan tulang jari-jari kaki.



     * Tulang tungkai (os.extremitas inferior)
        - 2 tulang paha (os.femur)
        - 2 tulang tempurung lutut (os.patella)
        - 2 tulang kering (os.tibia)
        - 2 tulang betis (os.fibula)
        - 2 tulang tumit (os.calcaneus)
        - 2 x 7 tulang pergelangan kaki (os.tarsal)
        - 2 x 5 tulang telapak kaki (os.meta tarsal)
        - 2 x 5 tulang jari kaki (os.phalanges pedis)
        - 2 x 14 ruas tulang jari kaki (os.digiti phalanges pedis)

     * Tulang lengan (os. extremitas superior)
        - 2 tulang lengan atas (os. humerus)
        - 2 tulang pengumpil (os. radius)
        - 2 tulang hasta (os. ulna)
        - 2 x 8 tulang pergelangan tangan (ossa. karpal)
        - 2 x 5 tulang telapak tangan (ossa. meta karpal)
        - 2 x 14 ruas tulang jari tangan (ossa. phalanges)

Hubungan Antartulang
Antartulang dalam tubuh kita saling berhubungan.Hubungan antartulang terbentuk apabila beberapa tulang bertemu pada ujung-ujungnya. Hubungan antartulang ini disebut juga persendian. Contoh beberapa sendi yang terdapat pada tubuh manusia adalah Sendi Engsel, Sendi Pelana, Sendi Peluru, Sendi Putar, dan Sendi Geser.


Pada kerangka tubuh manusia terdapat kurang lebih 200 tulang yang saling berhubungan. Hubungan antar tulang disebut sendi atau artikulasi. Pada sistem gerak manusia, persendian mempunyai peranan penting dalam proses terjadinya gerak.
Menurut sifat gerakannya persendian (sendi) dapat dibedakan menjadi tiga ( 3 macam) yaitu:

1. Sendi Mati
yaitu persendian yang tidak memiliki celah sendi sehingga tidak memungkinkan terjadinya pergerakan, misalnya persendian antar tulang tengkorak.

2. Sendi Kaku
yaitu persendian yang terdiri dari ujung-ujung tulang rawan, sehingga masih memungkinkan terjadinya gerak yang sifatnya kaku, misalnya persendian antara ruas- ruas tulang.

3. Sendi Gerak
yaitu persendian yang terjadi pada tulang satu dengan tulang yang lain tidak dihubungkan dengan jaringan sehingga terjadi gerakan yang bebas.
Sedangkan sendi gerak dapat dibedakan menjadi 6 macam, tetapi pada saat ini hanya akan dibahas 4 macam sendi, diantaranya:
 
a. Sendi Engsel
yaitu persendian yang dapat digerakan kesatu arah.
Contohnya:
- persendian antara tulang paha dengan tulang betis
- persendian antara tulang lengan dengan tulang hasta
 
b. Sendi Putar
yaitu persendian yang dapat digerakan secara berputar
Contohnya:
- persendian antara tulang leher dengan tulang atlas
- persendian antara hasta dengan tulang pengumpil

c. Sendi Peluru
yaitu persendian yang dapat digerakan kesegala arah
Contohnya:
- persendian antara gelang bahu dengan tulang lengan atas
- persendian antara gelang panggul dengan tulang paha

d. Sendi Pelana
yaitu persendian yang dapat digerakan kedua arah
Contohnya:
- persendian pada ibu jari tangan
- persendian antara tulang pergelangan tangan dengan Tulang tapak tangan

Pemeliharaan Rangka
Tulang belakang yang ada pada tubuhmu mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Apabila rangka tidak dipelihara, akan mengakibatkan kelainan pada pertumbuhan dan perkembangan tulang rangka. Berikut ini adalah contoh kelainan pada tulang :


a. Lordosis, yaitu tulang belakang bengkok ke belakang.
b. Kifosis, yaitu tulang belakang bengkok ke depan.
c. Skoliosis, tulang belakang bengkok ke samping.
d. Osteoporosis, tulang mudah retak atau patah.

Cara memelihara kesehatan tulang :
- Biasakanlah duduk tegak di atas kursi dengan punggung menyandar agar tulang-tulang punggung kita tidak bengkok.
- Bila harus membawa beban di salah satu bahu misalnya tas, bawalah secara bergantian antara kiri dan kanan.
- Lakukanlah olahraga secara teratur untuk menguatkan tulang.
- Biasakan memakan makanan bergizi yang banyak mengandung vitamin D dan minum susu.

Rumah Cerdasku

SMA

[SMA][recentbylabel2]

Kuliah

[KULIAH][recentbylabel2]
Pemberitahuan
Selamat datang di blog Mari Belajar.
Ayo bagikan kebaikan dengan membagikan artikel yang bermanfaat di blog Mari Belajar ke sosial media kalian.
Jangan lupa untuk like dan follow sosial media Mari Belajar untuk mendapatkan materi belajar terbaru setiap harinya.
Tutup
Night Mode