Mari Belajar - Belajar dimana saja dan kapan saja.: KULIAH
Terbaru
Memuat...
Tampilkan postingan dengan label KULIAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KULIAH. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juni 2020

Tugas Matematika Diskrit (Graf Isomorfik dan Graf Tidak Isomorfik)


Tugas Matematika Diskrit (Graf Isomorfik dan Graf Tidak Isomorfik) - Hallo selamat malam sobat marbel dimanapun anda berada, ya kali ini saya akan membahas tugas matematika diskrit tentang graf isomorfik dan graf tidak isomorfik, langsung aja ya.

// Kedua graf tidak isomorfik //
Secara teori :
P1 & P2 memiliki jumlah simpul yang sama yaitu 8
P1 & P2 memiliki jumlah sisi yang sama yaitu 8
d bertetangga dengan 2 simpul yang berderajat 2 (a,c)
s bertetangga dengan 1 simpul berderajat 3 (h)
d tidak berkoresponden dengan s

// Kedua graf adalah isomorfik //
Secara teori :
G1 & G2 : Memiliki jumlah simpul yang sama yaitu 6
G1 & G2 : Memiliki jumlah sisi yang sama yaitu 7
G1 memiliki :
- 4 simpul berderajat 2 (a,c,e,f)
- 2 simpul berderajat 3 (b,d)
a berkoresponden u
b berkoresponden q
c berkoresponden r
d berkoresponden s
e berkoresponden p
f berkoresponden t

Sabtu, 14 November 2015

Perancangan Konsep Basis Data

Mari Belajar - Perancangan Konsep Basis Data

Entity-relationship (ER) data model adalah didasarkan pada suatu persepsi atas keadaan nyata di dunia yang terdiri dari sekumpulan obyek yang disebut entity dan relasi antara mereka. Entity adalah suatu object yang dijelaskan oleh serangkaian atribut. Ekspresi jumlah dari entity dengan entity yang lain dapat di-assosiasikan melalui himpunan relasi dinamakan mapping cardinality. Entity-relationship dikembangkan dalam rangka untuk memberikan fasilitas dalam perancangan database dengan memberikan kesempatan untuk membuat spesifikasi dari suatu skema yang merepresentasikan keseluruhan struktur logika dari database. Model dituangkan dalam bentuk entity relationship diagram.

Komponen dalam model E-R
- Entity
- Relationship
- Attribute
- Mapping Cardinality

Simbol dasar dalam ERD

Mari Belajar - Simbol dasar ERD
Simbol dasar ERD

1. Entity/Entitas

Entitas adalah suatu object yang ada dan dapat dibedakan dengan obyek-obyek yang lain. Suatu entitas dapat nyata, misalnya seseorang, buku, dll. Suatu entitas dapat berupa abstrak, misalnya suatu konsep, hari libur, dll. Suatu himpunan entitas (entity set) adalah suatu himpunan yang memiliki tipe yang sama. Suatu entitas direpresentasikan oleh suatu himpunan attribut. Secara formal, suatu atribut adalah suatu fungsi yang memetakan dari suatu himpunan entitas kedalam suatu domain.

Syarat sebuah  Entitas:

- Merupakan objek yang memiliki lebih dari satu  entity instances (contoh) dalam database: Entity Instance untuk Entitas Mahasiswa adalah Rika, Andi, Della, dll 
- Merupakan objek yang memiliki beberapa atribut.
- Bukan seorang user dari sistem. 
- Bukan sebuah output dari sistem (contoh: laporan)
- Berinama dengan kata Benda

2. Attribute

Sekumpulan attribut-attribut akan dapat menjelaskan suatu entitas. Pertimbangkan himpunan entitas employee dengan attribut employee-name dan phone-number, sementara itu  suatu telephone adalah suatu entitas yang memiliki attribut phone-number dan location. Setiap attribut terdapat suatu himpunan nilai yang dapat diberikan pada attribut tersebut yang dikatakan sebagai domain dari suatu attribut. Pembedaan pada seuah entitas digunakan suatu identitas dalam bentuk attribut kunci

Klasifikasi Atribut:

- Simple Attribute adalah atribut yang tidak dapat di breakdown menjadi beberapa komponen.
- Composite Attribute adalah atribut yang dapat di breakdown menjadi beberapa komponen.
- Multivalued Attribute adalah atribut yang memiliki lebih dari satu entity instance.
- Derived Attribute adalah atribut yang merupakan nilai hasil perhitungan dari nilai atribut yang lain.

Memilih Nama Attribute:

- Nama harus unik di dalam sistem
- Semua atribut yang menguraikan Entity atau Relationship tertentu  harus diberi nama.
- Masing-Masing Relationship harus meliputi atribut yang menguraikan Entity tersebut dalam membentuk Relationship.
- Nama penuh arti harus diterpilih  sehingga E-R diagram adalah self-explanatory (menjelaskan isi dari dirinya)

3. Relationship

Suatu relasi adalah suatu assosiasi diantara beberapa entitas. Suatu himpunan relasi adalah suatu himpunan relasi yang memiliki tipe yang sama
Jika e1, e2, ..... en adalah himpunan entitas, maka suatu himpunan relasi r adalah suatu subset dari {(E1, e2, ... ,en) | e1  ÃŽ e1, e2 ÃŽ e2, . . . ., en ÃŽ en} Dimana (e1, e2, ... ,en) adalah suatu relasi.
Penamaan Relasi
- Berinama dengan  “Kata Kerja”
- Tapi boleh juga menggunakan kata “Penghubung”
Contoh:
Kata kerja = isi, tulis, kirim,  dst
Kata penghubung = ada, untuk, dalam, dst

4. Mapping Cardinality

One – to – One

Each entity in the relationship will have exactly one related entity

One – to – Many

An entity on one side of the relationship can have many related entities, but an entity on the other side will have a maximum of one related entity

Many – to – Many

Entities on both sides of the relationship can have many related entities on the other side

Cardinality Constraints

Jumlah dari instances pada satu Entity dapat atau harus dihubungkan dengan masing-masing instance pada entity lain. 

- Minimum Cardinality
Jika Kosong, merupakan  optional
Jika Satu atau Lebih,  merupakan mandatory
- Maximum Cardinality
Jumlah maximum

Kamis, 09 Juli 2015

Cara Perhitungan Manual Algoritma RSA

Mari Belajar - Cara Perhitungan Manual Algoritma RSA

Soal

Cari kode ciphertext dari proses enkripsi dan plain text dari proses dekripsi, dengan menggunakan algoritma teknik enkripsi RSA (Rivest, Shamir, Adelman). Plain text yang dijadikan input adalah nama anda dan untuk nilai N, Ks dan Kp harus ditentukan sebelumnya.

Jawab

1. Menentukan nilai p dan q secara acak dimana untuk syarat penentuan nilai p danq merupakan bebas yang termasuk bilangan prima.
- p bernilai 13 
- q bernilai 31

2. Hitung modulus n (public key) dan fungsi Euler’s Totient φ (n) dengan rumus
- n = p x q
= 13 x 31
= 403

- φ (n) = (p – 1) (q – 1)
= (13 – 1) (31 – 1)
= 12 x 30
= 360

3. Menentukan nilai Kp. Karena nilai Kp tidak boleh merupakan nilai factorial dari φ (n) yang bersifat bilangan prima, maka sebelumnya dicari nilai factorial dari φ (n), yaitu :
- φ (n) = 360
= 23 x 32 x 5

Jadi untuk nilai Kp tidak boleh bernilai 2, 3 atau 5. Dan disini ditentukan Kp = 7

4. Menentukan nilai Ks, Nilai Ks dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut :
(Kp x Ks) mod φ (n) = 1
(7 x Ks) mod 360 = 1

Sehingga untuk menentukan nilai Ks dengan cara termudah adalah
Ks = "(m x 360 + 1)" /11

Hasil dari Ks adalah bilangan bulat dengan mencoba nilai-nilai m (bilangan integer) = 1, 2, 3, …, sehingga diperoleh Ks adalah 103 dengan m = 2

5. Cek nilai Ks
(7 x Ks) mod 360 = 1
(7 x 103) mod 360 = 1
721 mod 360 = 1

kemudian
(721 -1) / 360 = modulo 0
720 / 360 = 2 modulo 0

Jadi dapat ditentukan bahwa nilai Ks adalah 103.

6. Setelah didapat semua parameter yang akan digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi, yaitu : 
n = 403 ;
Kp = 7 ;
Ks =  103 ;

Plain text : MARIBELAJAR
Kode ASCII dari plain text :
Mari Belajar - Kode ASCII
Kode ASCII (MARIBELAJAR)




ENKRIPSI

Enkripsi (chipper code) = (Character)Kp mod n

M = 777 mod 403 = 116
A = 657 mod 403 = 234
R = 827 mod 403 = 173
I = 737 mod 403 = 44
B = 667 mod 403 = 326
E = 697 mod 403 = 121
L = 767 mod 403 = 236
A = 657 mod 403 = 234
J = 747 mod 403 = 334
A = 657 mod 403 = 234
R = 827 mod 403 = 173

DEKRIPSI
Dekripisi (Plain text) = (Chipper code)Ks mod n

M = 116103 mod 403 = 77
A = 234103 mod 403 = 65
R = 173103 mod 403 = 82
I = 44103 mod 403 = 73
B = 326103 mod 403 = 66
E = 121103 mod 403 = 69
L = 236103 mod 403 = 76
A = 234103 mod 403 = 65
J = 334103 mod 403 = 74
A = 234103 mod 403 = 65
R = 173103 mod 403 = 82

NB : Kode ASCII didapat dari nilai desimal pada Tabel ASCII
Mari Belajar - Tabel ASCII
Tabel ASCII

Selasa, 24 Februari 2015

Fungsi Baris Tunggal pada PL/SQL

Mari Belajar - Fungsi Baris Tunggal pada PL/SQL

Fungsi Baris Tunggal

Fungsi baris tunggal beroperasi hanya pada baris tunggal dan mengembalikan satu nilai per baris.

Fungsi Karakter

Sintak penulisan :
function_name (column|expression, [arg 1, arg2, …])
Fungsi karakter menerima karakter sebagai input dan dapat mengembalikan nilai karakter atau bilangan.

Fungsi karakter terbagi menjadi :
- Fungsi konversi : LOWER, UPPER, INITCAP
- Fungsi manipulasi : CONCAT, SUBSTR, LENGTH, INSTR, LPAD, RPAD, TRIM, REPLACE.


Mari Belajar - Manipulasi Fungsi
Manipulasi Fungsi
Mari Belajar - Manipulasi Fungsi
Penggunaan dari manipulasi fungsi
Mari Belajar - Manipulasi Fungsi
Menggunakan fungsi untuk manipulasi karakter

Fungsi Bilangan

Ada 3 (tiga) fungsi bilangan :
ROUND : Pembulatan desimal ke angka terdekat.
TRUNC : Memotong nilai desimal ke posisi yang dikehendaki
MOD : Mendapatkan sisa pembagian

Penggunaan Fungsi ROUND

Mari Belajar - Penggunaan Fungsi ROUND
Contoh Penggunaan Fungsi ROUND
Note : DUAL adalah dummy tabel yang digunakan untuk menampilkan hasil suatu fungsi atau hasil kalkulasi.

Penggunaan Fungsi TRUNC

Mari Belajar - Penggunaan Fungsi TRUNC
Contoh Penggunaan Fungsi TRUNC

Penggunaan Fungsi MOD

Contoh penggunaan fungsi MOD untuk menghitung sisa pembagian nilai gaji setelah dibagi dengan 5000 untuk semua pegawai yang pekerjaannya ‘Sales Representative’ :
Mari Belajar - Penggunaan Fungsi MOD
Contoh Penggunaan Fungsi MOD

Bekerja dengan Tanggal

Database akan menyimpan data tanggal sebagai bilangan (number) kalau kita menggunakan operator aritmatik seperti penambahan dan pengurangan.
Mari Belajar - Bekerja dengan Tanggal


Mari Belajar - Bekerja dengan Tanggal
Contoh penggunaan operator aritmatika pada tipe date (tanggal)

Fungsi Konversi

Fungsi konversi adalah fungsi yang secara otomatis melakukan konversi tipe data berikut :
* Dari VARCHAR2 atau CHAR Ke NUMBER
* Dari VARCHAR2 atau CHAR Ke DATE
* Dari NUMBER Ke VARCHAR2
* Dari DATE Ke VARCHAR2

SQL menyediakan 3 (tiga) fungsi untuk mengkonversi suatu nilai dari satu tipe data ke tipe data antara lain.

Penggunaan Fungsi TO_CHAR dengan tanggal

Contoh Penggunaan Fungsi TO_CHAR dengan tanggal

Penggunaan Fungsi TO_CHAR dengan bilangan

Contoh Penggunaan Fungsi TO_CHAR dengan bilangan

Penggunaan Fungsi TO_NUMBER dan TO_DATE


  • Untuk mengkonversi string karakter ke bilangan digunakan fungsi TO_NUMBER.
  • Untuk mengkonversi string karakter ke tanggal digunakan fungsi TO_DATE

Ekspresi Kondisional

Ekspresi Kondisional menggunakan logika IF-THEN-ELSE di dalam SQL
Statementnya digunakan dua cara, yaitu :
* Ekspresi CASE
* Fungsi DECODE

Ekspresi CASE

Ekspresi CASE mempunyai bentuk umum sebagai berikut :

Contoh Penggunaan Ekspresi CASE

Fungsi DECODE

Fungsi DECODE menyediakan fasilitas pencocokan seperti yang dikerjakan oleh CASE atau IF-THEN-ELSE.
Sintak (penulisan) fungsi DECODE :
DECODE(col/expression, search 1, result1 [, search2, result2, …., ] [, default])

Contoh Penggunaan Fungsi DECODE

Minggu, 01 Februari 2015

Steganografi

Mari Belajar - Steganografi

      David Khan dalam bukunya The Code Breakers membagi masalah pengamanan informasi menjadi dua kelompok yaitu Security dan Intelligence. 

      Security dikaitkan dengan pengamanan data, sementara intelligence dikaitkan dengan pencarian (pencurian, penyadapan) data. Keduanya sama pentingnya. Bagi sebuah perusahaan, biasanya masalah pengamanan data yang lebih dipentingkan. Sementara bagi militer dan intel, masalah penyadapan data merupakan hal yang penting juga karena ini menyangkut keamanan negara. Hal ini menimbulkan masalah baru seperti masalah privasi dan keamanan negara, masalah spy vs spy.

Security & Intelligence (dari David Kahn)

Security
Signal security: steganography, traffic security (call sign changes, dummy message, radio silence), cryptography
Electronic security: emission security (shifting radar frequency), counter-counter measures (looking through jammed radar)

Intelligence
Signal intelligence: intercepting & direction finding, traffic analysis, cryptanalysis
Electronic intelligence: electronic reconnaissance (eavesdroping on radar emission), countermeasure (jamming, false radar echoes)

      Majalah IEEE Spectrum bulan April 2003 menceritakan tentang penyadapan internasional yang dilakukan oleh beberapa negara yang dimotori oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Penyadapan ini dilakukan secara besar-besaran di udara, darat, dan laut. Jadi, masalah penyadapan informasi negara bukan isapan jempol lagi. Ini sudah menjadi informasi yang terbuka.

      Melakukan penyadapan dan mengelola data yang disadap bukan hal yang mudah. Apalagi jika volume dari data tersebut sangat besar. Masalah itu menjadi fokus bahasan dari IEEE Spectrum edisi April 2003 tersebut.
  • Bagaimana melakukan penyadapan terhadap pembicaraan orang melalui telepon? Bagaimana mendeteksi kata-kata tertentu?
  • Perlukan semua hasil sadapan disimpan dalam database?
  • Seberapa besar databasenya?
  • Bagaimana proses data mining, pencarian informasi dari database tersebut. Masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang belum terjawab secara teknis.
      Pengamanan data dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu steganography dan cryptography. Biasanya kita hanya familier dengan cara yang terakhir saja. Namun steganografi juga memiliki banyak manfaat.

      Pengamanan dengan menggunakan steganografi membuat seolah-olah pesan rahasia tidak ada atau tidak nampak. Padahal pesan tersebut ada. Hanya saja kita tidak sadar bahwa ada pesan tersebut di sana. Contoh steganografi antara lain: Di jaman perang antara Yunani dan Persia, pesan rahasia disembunyikan dengan cara menuliskannya di meja (mebel) yang kemudian dilapisi dengan lilin (wax). Ketika diperiksa, pesan tidak nampak. Akan tetapi sesampainya di tujuan pesan tersebut dapat diperoleh kembali dengan mengupas (kerok) lilin yang melapisinya.

      Di jaman Histalaeus, pesan disembunyikan dengan cara membuat tato di kepala budak yang telah digunduli. Kemudian ditunggu sampai rambut budak tersebut mulai tumbuh baru sang budak dikirim melalui penjagaan musuh. Ketika diperiksa di pintu gerbang lama memang sang budak tidak membawa pesan apa-apa. Sesampainya di tujuan baru sang budak dicukur oleh sang penerima pesan untuk dapat dibaca pesannya.

      Pesan rahasia dapat juga dikirimkan dengan mengirim surat pembaca ke sebuah surat kabar. Huruf awal setiap kalimat (atau bisa juga setiap kata) membentuk pesan yang ingin diberikan. Cara lain adalah dengan membuat puisi dimana huruf awal dari setiap baris membentuk kata-kata pesan sesungguhnya. Hal yang sama dapat dilakukan dengan membuat urutan gambar buah dimana pesan tersebut merupakan gabungan dari huruf awal dari nama buah tersebut.

      Pengarang Dan Brown dalam buku novelnya yang berjudul “The Da Vinci Code” memberikan pesan di sampul bukunya dengan membuat beberapa huruf dalam cetakan tebal (bold). Jika disatukan, huruf-huruf yang ditulis dalam cetakan tebal tersebut membuat berita yang dimaksud.

      Di dunia digital, steganografi muncul dalam bentuk digital watermark, yaitu tanda digital yang disisipkan dalam gambar (digital image) atau suara. Hak cipta (copyright) dari gambar dapat disisipkan dengan menggunakan high-bit dari pixel yang membentuk gambar tersebut. Gambar terlihat tidak berbeda karena kemampuan (atau lebih tepatnya ketidakmampuan) mata manusia yang tidak dapat membedakan satu bit saja, akan tetapi sebenarnya mengandung pesan-pesan tertentu.

      Steganografi juga muncul dalam aplikasi digital audio, seperti misalnya untuk melindungi lagu dari pembajakan. Contoh lain adalah menyisipkan informasi sudah berapa kali lagu tersebut didengarkan. Setelah sekian kali didengarkan, maka pengguna harus membayar sewa lagu. (Meskipun pendekatan ini masih bermasalah.)

Sabtu, 31 Januari 2015

Quiz 1 Manajemen Proyek Perangkat Lunak

Mari Belajar - Quiz 1 Manajemen Proyek Perangkat Lunak

1. Anda adalah seorang project manager dalam proyek pembuatan aplikasi ticketing online PT KAI, sebutkan enam stakeholder yang paling penting dalam pelaksanaan proyek tersebut (posisinya dalam project, level of interest, dan level of influence-nya)!
Sponsor, calon pengguna hasil proyek, pihak yang tidak menyetujui proyek, tim proyek, pelanggan, pemasok.

2. Sebutkan tiga resiko yang paling sering terjadi dalam sebuah proyek perangkat lunak!
Biaya, Sumber Daya Manusia, waktu.

3. Jelaskan mengapa di dalam perencanaan resiko proyek memerlukan masukan pernyataan cakupan proyek dan rencana manajemen biaya?
Proses-proses yang diperlukan untuk menjamin agar anggaran biaya yang telah disetujui cukup untuk menyelesaikan semua pekerjaan dalam lingkup proyek.

4. Jelaskan tiga tipe tanggapan atau hal yang bisa dilakukan terhadap suatu ancaman/resiko yang akan terjadi dalam sebuah proyek PL
- Menghindari resiko
- Mitigasi
- Menerima konsekuensi resiko

5. Salah satu masukan dalam merencanakan pembelian adalah rencana anggaran, jelaskan maksudnya dan berikan sebuah contoh kasus bagaimana merencanakan pembelian dengan melihat rencana anggaran!
Suatu proses untuk mengidentifikasi kebutuhan proyek yang dapat lebih baik dipenuhi dengan melakukan pembelian.

6. Apakah yang dimaksud dengan S.O.W (statement of Work) dan sebutkan muatan yang ada di dalam S.O.W?
Penjelasan tentang pekerjaan yang perlu dilakukan dalam pembelian secara jelas, lengkap, ringkas.

7. Mengapa manajemen SDM merupakan bagian penting dalam sebuah manajemen perencanaan proyek PL?
Karena dengan adanya manajemen SDM maka dapat memperhitungkan berapa jumlah SDM yg bekerja pada sebuah perusahaan.

8. Jelaskan manfaat ‘asset proses organisasi ‘sebagai masukan dalam merencanakan SDM Proyek PL, dan berikan contohnya.
Manfaat asset proses organisasi adalah kebijakan, prosedur , dan pedoman yang berlaku.

9. Apa manfaat dari dilakukannya manajemen mutu sebuah proyek PL?
Menjamin proyek memenuhi tujuan (kebutuhan) pelaksanaannya.

10. Jelaskan lima point utama yang terdapat didalam dokumen pernyataan cakupan proyek
  • Fungsionalitas: sejauh mana fungsi yang dirancang dapat terwujud 
  • Fitur: karakteristik khusus yang menonjol
  • Kinerja: sejauh mana sistem memenuhi maksud pengguna
  • Keandalan
  • Kemudahan pemeliharaan

11. Apakah yang dimaksud dengan benchmarking didalam proses perencanaan mutu proyek?
Memperbandingkan praktek / rencana proyek dengan proyek-proyek sejenis untuk mendapatkan ide perbaikan dan menetapkan standar.

12. Jelaskan empat hasil dari proses merencanakan mutu proyek!
1. Rencana manajemen mutu
Menjelaskan bagaimana kebijakan mutu akan diimplementasikan oleh tim manajemen proyek
2. Definisi operasional (metrics)
Memuat istilah-istilah yang dipakai dalam mengukur hasil proyek
3. List pengecekan
Memandu pengecekan apakah tindakan yang didefinisikan sudah dilaksanakan
4. Rencana peningkatan mutu
Merupakan bagian dari rencana manajemen mutu

13. Mengapa analisis arus kas (cash flow analysis) perlu dilakukan dalam manajemen biaya proyek PL?
Karena analisi arus kas adalah metode untuk menetapkan biaya-manfaat dan arus kas tahunan suatu proyek (dengan nilai sekarang).

14. Jelaskan tiga jenis estimasi biaya berdasarkan tingkat WBS-nya!
a. Keahlian; proyek dipecah berdasarkan keahlian karena akan direncanakan, dilaksanakan dan diawasi oleh suatu bidang keahlian yang sama. 
b. Lokasi (letak); proyek dipecah berdasarkan lokasi karena proyek berada di beberapa lokasi (multisite, dimana lokasi yang berbeda akan menyulitkan pengendalian. 
c. Tahapan pekerjaan (waktu); proyek dipecah berdasarkan tahapan, untuk memudahkan proses pengendalian (perhitungan kemajuan dan pembayaran). Berikut ini adalah gambar yang menunjukkan WBS (Work Breakdown Stucture) dari suatu proyek.

15. Salah satu masukan dalam mengestimasi biaya adalah asset proses organisasional, jelaskan maksudnya beserta contoh kasusnya
Kebijakan; prosedur; pedoman yang berlaku.

16. Sebutkan salah satu piranti/teknik yang anda anggap paling mudah dalam mengestimasi biaya proyek dan jelaskan mengapa?
Perangakat Lunak. Karena hanya memperhitungkan dengan jumlah kebutuhan perangkat lunak nya saja

17. Sebutkan dan Jelaskan lima proses dalam manajemen perencanaan waktu proyek
Mendefinisikan kegiatan, mengurutkan kegiatan, mengestimasi sumberdaya kegiatan, mengestimasi durasi kegiatan, menyusun jadwal, mengendalikan jadwal.

18. Di dalam proses mengurutkan kegiatan , antara satu kegiatan dengan kegiatan lainnya bisa terjadi ketergantungan. Jelaskan tiga sebab terjadinya ketergantungan tersebut
  • Alami / mandatori. Misal: pemrograman dilakukan setelah rancangan jadi 
  • Ditetapkan oleh tim proyek. Misal: perancangan dilakukan setelah hasil analisis disetujui steering committee (komite pengarah)untuk mencegah rugi 
  • Ketergantungan pada pihak luar. Misal: instalasi setelah penerimaan barang 

19. Jelaskan mengapa di dalam proses menyusun jadwal proyek memerlukan masukan diagram jaringan kegiatan proyek (ADM, PDM)?
Karena setiap proyek ADM dan PDM ada kegiatan dimulai sebelum prasyarat selesai dan kegiatan harus menunggu beberapa waktu setelah prasyaratnya selesai.

21. Apakah yang dimaksud dengan WBS? dan sebutkan dua contoh format pembuatan WBS
WBS adalah proses hierarkis yang membagi pekerjaan proyek menjadi elemen-elemen pekerjaan yang lebih kecil.
Dua contoh format pembuatan WBS: Outline dan Graphical Tree

22. Apakah manfaat dari PDM ? serta gambarkan contoh kegiatan dengan PDM.
- Finish-to-start
A selesai, baru B dimulai
- Finish-to-finish
A selesai, baru B bisa selesai
- Start-to-start
A mulai, baru B boleh dimulai
- Start-to-finish
A mulai, baru B boleh selesai

Sabtu, 10 Januari 2015

Free Download SQL Power Architect dan Wabit

Mari Belajar - Free Download SQL Power Architect dan Wabit

Hai sobat marbel :) apa kabar kalian semua? semoga sehat selalu, amin
Ada yang lagi belajar Data Warehouse? kalau kalian lagi belajar Data Warehouse pasti butuh banget nih software-software ini, yuk download disini :)

1. SQL Power Architect

Sekilas tentang SQL Power Architect

SQL Power Architect diciptakan oleh desainer data warehouse dan memiliki banyak fitur unik yang ditujukan khusus untuk arsitek data warehouse. Hal ini memungkinkan pengguna untuk membalikkan database yang ada, melakukan data profil pada database sumber, dan otomatis menghasilkan ETL metadata.

Download SQL Power Architect disini
Download
click to begin
23.4MB .rar

2. SQL Power Wabit

Sekilas tentang SQL Power Wabit

Menyadari bahwa akhir-akhir ini pengguna berjuang dengan BI. Salah satu alasan mengapa proyek Business Intelligence gagal untuk memberikan ROI yang diinginkan, SQL Daya Wabit dirancang untuk menaklukkan masalah utama ini. Meskipun ada banyak alat Pelaporan BI di pasar (baik milik dan Open Source), sebagian besar alat-alat ini cukup sulit untuk menggunakan dan membutuhkan satu atau lebih hari pelatihan sebelum pengguna dapat memulai.

Berkomitmen untuk menyediakan pengguna bisnis di seluruh dunia dengan BI Alat intuitif untuk analisis data sehari-hari dan pengambilan keputusan, SQL Daya desainer Wabit berangkat untuk membuat alat BI Pelaporan sederhana dan paling intuitif di pasar.

Download SQL Power Wabit disini
Download
click to begin
27MB .rar

Selasa, 06 Januari 2015

Tutorial Membuat Project SQL Power Architect dan Wabit


Langkah-langkah pembuatan Project DW di SQL Power Architect

  1. Buka SQL Power Architect, Pilih File --> New Project
  2. Pilih menu Connections --> Add Source Connection --> New Connection 
  3. Lalu isikan data berikut ini --> klik tombol Test Connection --> klik OK
  4. Pilih nama database di panel kiri dan drag table yang sudah jadi ke workspace, maka akan muncul tampilan dibawah ini
  5. Pilih new non identifying (yang ada di sebelah kanan) lalu klik dari dimensi ke fact
  6. Pilih menu OLAP --> Edit Schema --> New Schema
  7. Pilih datawarehouse dan masukkan nama lalu klik OK
  8. Setelah itu klik kanan, pilih New Cube, masukkan nilai yang sesuai, klik OK
  9. Lalu klik kanan, tambahkan dimensi baru, hirarki baru dan level baru
  10. Terus lakukan hal yang sama sesuai dengan jumlah tabel dimensionalnya, sampai seperti dibawah ini
  11. Tambahkan new dimension usage, klik di table dimensi kemudian di table fact, lalu isi relasinya
  12. Tambahkan measurement pada cube
  13. Export skema ke file xml


Langkah-langkah pembuatan Project DW di SQL Power Wabit

  1. Buka SQL Power Wabit, Pilih File --> New Local Workspace
  2. Tambahkan OLAP connection menggunakan koneksi yang tadi dan skema yang dibuat di power architect
  3. Jalankan koneksi OLAP tersebut
  4. Buka CUBE nya
  5. Pilih dimensi dan fakta yang telah dibuat, lalu drag ke kolom atau baris
  6. Untuk menunjukkan datanya boleh dengan chart
Tutorial lebih lengkap besertakan gambar bisa di download disini
Download
click to begin
5.73MB .rar

Rumah Cerdasku

SMA

[SMA][recentbylabel2]

Kuliah

[KULIAH][recentbylabel2]
Pemberitahuan
Selamat datang di blog Mari Belajar.
Ayo bagikan kebaikan dengan membagikan artikel yang bermanfaat di blog Mari Belajar ke sosial media kalian.
Jangan lupa untuk like dan follow sosial media Mari Belajar untuk mendapatkan materi belajar terbaru setiap harinya.
Tutup
Night Mode